Kurikulum & Pembelajaran
Ringkasan ini berdasarkan data sekolah Tahun Pelajaran 2025/2026. Pelaksanaan program tahun berjalan dapat berubah; hubungi sekolah untuk konfirmasi.
Kerangka Pendidikan
Implementasi Kurikulum Merdeka Fase D
Kurikulum operasional yang diselaraskan dengan potensi lokal, kondisi peserta didik, dan kearifan masyarakat Banga-banga Desa Anabanua.
UPTD SMPN SATAP 4 BARRU menerapkan Kurikulum Merdeka pada jenjang Fase D (Kelas VII, VIII, dan IX). Kurikulum ini dirancang berakar pada filosofi merdeka belajar: mengutamakan pemahaman mendalam, pengembangan karakter, serta kecakapan praktis (life skills) peserta didik.
“Terwujudnya Peserta Didik yang berkarakter; Unggul dalam imtaq dan iptek, kreatif, mandiri dan berwawasan global”
Profil Lulusan
Delapan Dimensi Profil Lulusan Abad ke-21
Arah pembentukan karakter dan kompetensi peserta didik UPTD SMPN SATAP 4 BARRU.
Keimanan & Ketakwaan
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia dalam ucapan dan tindakan.
Kewargaan
Memiliki rasa cinta tanah air, kesadaran hukum, dan tanggung jawab sosial sebagai warga negara.
Penalaran Kritis
Mampu memproses informasi secara objektif, menganalisis, mengevaluasi, dan menyimpulkan.
Kreativitas
Mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak.
Kolaborasi
Mampu bekerja sama, saling melengkapi, bergotong royong, dan peduli terhadap sesama.
Kemandirian
Prakarsa atas pengembangan dirinya yang didasari pada pengenalan kekuatan serta keterbatasan dirinya.
Kesehatan Jasmani & Rohani
Menjaga kebugaran fisik melalui aktivitas olahraga serta ketenangan jiwa melalui ibadah.
Komunikasi
Mampu mengekspresikan gagasan secara efektif dan santun dengan tetap menjunjung etika Bugis.
Strategi Pembelajaran
Pendekatan Pembelajaran Bermakna
Menjawab keragaman minat, potensi fisik, dan latar belakang keluarga peserta didik.
Pembelajaran Berdiferensiasi
Guru menyusun materi, proses, dan produk belajar yang disesuaikan dengan kesiapan, minat, serta gaya belajar beragam yang dimiliki peserta didik di Dusun Banga-banga.
- Pemetaan diagnostik berkala di awal pembelajaran
- Penyediaan bahan ajar berjenjang (visual, auditori, kinestetik)
- Pendampingan khusus bagi siswa yang membutuhkan motivasi ekstra
Pembelajaran Berbasis Teknologi
Pemanfaatan sarana laboratorium komputer, Chromebook, dan media interaktif agar peserta didik terbiasa dengan ekosistem digital abad ke-21.
- Integrasi media presentasi interaktif dan video pembelajaran
- Pelatihan literasi digital dan komputasi dasar
- Simulasi mandiri untuk asesmen dan pengolahan data sederhana
Pembelajaran Berbasis Projek (PBL)
Peserta didik dilatih menyelesaikan masalah nyata di lingkungan sekitar sekolah: pengolahan sampah organik, kreasi pangan lokal, hingga pembuatan hasta karya.
- Mengangkat permasalahan nyata lingkungan Banga-banga
- Kolaborasi tim lintas mata pelajaran
- Pameran karya dan gelar karya projek peserta didik
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
Kegiatan kokurikuler yang dirancang terpisah dari intrakurikuler untuk memperkuat karakter luhur Pancasila melalui tema kontekstual seperti kearifan lokal dan gaya hidup berkelanjutan.
- Alokasi waktu fleksibel 20%–30% dari total jam pelajaran reguler
- Tema Kearifan Lokal: Melestarikan tradisi Bugis Banga-banga
- Tema Gaya Hidup Berkelanjutan: Pengelolaan sampah & penghijauan
Keunggulan Sekolah
Tujuh Program Unggulan UPTD SMPN SATAP 4 BARRU
Inisiatif terdepan yang membedakan layanan pendidikan di Dusun Banga-banga.
Pembelajaran Berbasis Teknologi
Pemanfaatan media pembelajaran interaktif digital, laboratorium komputer, dan integrasi TIK dalam asesmen serta penyampaian materi secara modern dan menyenangkan.
Pembelajaran Berbasis Projek (PBL & P5)
Mendorong peserta didik memecahkan masalah nyata di sekitar lingkungan Banga-banga melalui proyek karya tulis sederhana, pengolahan pangan lokal, pengolahan sampah, dan pemanfaatan lahan sekolah.
Kegiatan Keagamaan & Karakter Religius
Pembiasaan intensif Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ), pelaksanaan shalat berjamaah di akhir jam pelajaran, doa harian bersama, dan peringatan hari besar Islam (PHBI).
Pengembangan Seni dan Olahraga
Wadah pembinaan fisik dan bakat ketangkasan siswa melalui keikutsertaan Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat kecamatan, sanggar seni tari tradisional, futsal, dan bola voli.
Gerakan Pramuka Terpimpin
Ekstrakurikuler wajib bagi seluruh peserta didik kelas VII s.d. IX untuk menanamkan kedisiplinan, kemandirian, cinta tanah air, dan keterampilan kepramukaan dalam perkemahan kabupaten.
Pengembangan Karakter & Budaya 5S
Pembiasaan Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun, kegiatan Jumat Bersih, Jumat Sehat, Jumat Religi, serta lomba kebersihan kelas secara periodik.
Pelestarian Budaya Lokal Banga-banga
Eksplorasi budaya daerah melalui permainan tradisional anak, apresiasi upacara adat Bugis, kuliner tradisional khas daerah, serta penggunaan muatan lokal Bahasa Daerah.
Kegiatan Keagamaan
Pembiasaan Karakter Religius & Baca Tulis Al-Qur'an
Pembiasaan keagamaan mendukung pendidikan akhlak dan nilai spiritual di lingkungan sekolah.
Meskipun berstatus sekolah negeri umum, UPTD SMPN SATAP 4 BARRU memberikan porsi pembiasaan religius yang konsisten setiap hari. Melalui bimbingan guru PAI dan seluruh dewan guru, peserta didik dibimbing membaca Al-Qur'an secara benar, berakhlak mulia, dan istiqamah menjalankan ibadah.
Budaya 5S Sekolah
Warga sekolah mempraktikkan Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun kepada guru, orang tua, teman, dan setiap tamu yang berkunjung ke sekolah.
Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Terpadu
Pembiasaan membaca dan menulis Al-Qur'an secara tartil untuk memperkuat literasi keislaman dan pemahaman makhrajul huruf seluruh peserta didik.
Shalat Berjamaah Akhir Jam Pelajaran
Seluruh warga sekolah menunaikan shalat Zhuhur berjamaah di musholla sekolah, melatih kedisiplinan waktu, kekompakan, dan ketundukan kepada Allah SWT.
Jumat Religi & Sedekah Berbagi
Kegiatan zikir, yasinan bersama, tausiyah singkat karakter, serta pengumpulan infaq sukarela untuk membantu warga atau siswa yang membutuhkan.
Peringatan Hari Besar Islam (PHBI)
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Isra Mi'raj, dan Tahun Baru Hijriah dengan melibatkan partisipasi aktif orang tua dan pengurus masjid desa.
Kearifan Lokal
Budaya Lokal Banga-banga & Anabanua
Mengintegrasikan kekayaan tradisi Bugis ke dalam nafas kurikulum dan pendidikan karakter.
Permainan Tradisional Anak
Melestarikan aneka permainan rakyat Bugis seperti maggasing (gasing), maccukke, maloja, dan dende-dende yang mengasah ketangkasan fisik, kerjasama tim, dan kegembiraan alami peserta didik.
Upacara Adat & Nilai Luhur Bugis
Menanamkan falsafah siri' na pacce, sipakatau (saling memanusiakan), sipakalebbi (saling menghargai), dan sipakainge (saling mengingatkan dalam kebaikan) dalam interaksi sehari-hari seluruh warga sekolah.
Makanan Khas & Pangan Lokal
Pengenalan dan kreasi kuliner tradisional Bugis seperti barongko, doko-doko, putu cangkiri, dan pengolahan hasil tani lokal yang diintegrasikan dalam tema kewirausahaan P5.
Harmonisasi Tradisi & Wawasan Global
Membekali peserta didik dengan kecakapan teknologi abad ke-21 dan komunikasi modern tanpa pernah mencabut mereka dari kebanggaan terhadap identitas budaya luhur Banga-banga.
Kolaborasi
Kemitraan Pendukung Layanan Pendidikan
Membangun ekosistem belajar yang kuat bersama institusi pelayanan publik dan masyarakat.
Puskesmas Palakka
Kemitraan rutin untuk pemeriksaan kesehatan berkala, imunisasi peserta didik, penyuluhan gizi remaja, pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), dan pemantauan sanitasi lingkungan sekolah.
Kantor Desa Anabanua
Sinergi dengan pemerintah desa dalam pembinaan generasi muda, keamanan lingkungan Dusun Banga-banga, pendataan kependudukan siswa, serta partisipasi kegiatan peringatan hari besar di desa.
Masyarakat Sekitar & Komite Sekolah
Kolaborasi erat bersama orang tua murid, tokoh adat, dan Komite Sekolah di bawah kepemimpinan Bapak Sahnun dalam menjaga keamanan belajar, gotong royong sarana, serta pengawasan anak.
