Lewati ke konten utama

Kabar sekolah Kegiatan

KKN-PPL Terpadu XXXIII Dorong Penguatan Digital dan Karakter Siswa di SMPN Satap 4 Barru

Kelompok KKN-PPL Terpadu Angkatan XXXIII Universitas Negeri Makassar memaparkan program digitalisasi, literasi digital, penguatan karakter, dan media informasi untuk SMPN Satap 4 Barru.

Humas Sekolah
KKN-PPL Terpadu XXXIII Dorong Penguatan Digital dan Karakter Siswa di SMPN Satap 4 Barru

BARRU, 16 September 2026 — Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi menjadi salah satu fokus Kelompok KKN-PPL Terpadu Angkatan XXXIII Universitas Negeri Makassar (UNM) dalam melaksanakan pengabdian di SMPN Satap 4 Barru. Melalui sejumlah program kerja yang disusun berdasarkan kebutuhan sekolah, mahasiswa mendorong penguatan digitalisasi, penyampaian informasi, pengembangan karakter, serta peningkatan literasi digital siswa.

Komitmen tersebut disampaikan dalam seminar program kerja yang digelar di SMPN Satap 4 Barru, Rabu (16/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memaparkan berbagai program yang akan dilaksanakan selama masa KKN-PPL sekaligus membangun koordinasi bersama pihak sekolah.

Seminar tersebut dihadiri oleh Kepala SMPN Satap 4 Barru bersama para guru, mahasiswa KKN-PPL Terpadu, para siswa, serta Kepala Desa Anabanua beserta aparat desa. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyelaraskan rancangan program mahasiswa dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Dari sembilan program kerja yang dipaparkan, lima di antaranya secara khusus diarahkan untuk mendukung lingkungan sekolah. Program-program tersebut tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga menyentuh aspek informasi, karakter siswa, literasi digital, serta penciptaan lingkungan sekolah yang lebih aktif dan positif.

“Kami ingin program yang dibawa bukan hanya menjadi kegiatan selama KKN, tetapi memiliki manfaat yang bisa terus digunakan dan dikembangkan setelah kami selesai menjalankan pengabdian.”

Salah satu program utama yang dirancang mahasiswa adalah pembuatan website profil SMPN Satap 4 Barru. Website tersebut diharapkan dapat menjadi representasi digital sekolah sekaligus media informasi yang memperkenalkan profil, kegiatan, fasilitas, serta berbagai informasi sekolah kepada masyarakat.

Kehadiran website ini menjadi salah satu langkah mahasiswa dalam mendorong sekolah agar memiliki ruang informasi digital yang lebih terstruktur dan mudah diakses. Dengan adanya media tersebut, informasi mengenai sekolah tidak hanya disampaikan melalui lingkungan internal, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Selain website, mahasiswa juga merancang pembuatan poster, media imbauan, dan papan informasi sekolah. Program tersebut ditujukan untuk membantu penyampaian informasi secara lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa maupun warga sekolah.

Penguatan lingkungan sekolah kemudian dilengkapi melalui program KREASI, yaitu Kreatif, Rajin, Aktif, Sportif, dan Inspiratif. Program ini dirancang sebagai kegiatan rutin yang mendorong siswa untuk lebih aktif dalam berbagai aktivitas positif sekaligus membangun kedisiplinan, kreativitas, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah.

Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan kegiatan selama mahasiswa berada di sekolah, tetapi juga diharapkan dapat menjadi kebiasaan positif yang terus diterapkan oleh siswa.

Selain pemanfaatan teknologi, penguatan karakter menjadi bagian penting dalam program KKN-PPL di SMPN Satap 4 Barru. Mahasiswa akan melaksanakan sosialisasi anti-bullying sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pergaulan yang aman, sehat, dan saling menghargai. Edukasi ini diharapkan dapat membantu siswa memahami bentuk-bentuk perundungan, dampaknya, serta pentingnya membangun hubungan yang positif dengan sesama.

Mahasiswa juga membawa program literasi digital untuk membantu siswa memahami penggunaan teknologi secara lebih bijak dan bertanggung jawab. Perkembangan teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan pelajar membuat kemampuan untuk memilah informasi, menjaga keamanan diri di ruang digital, serta menggunakan media digital secara positif menjadi semakin penting.

Dengan demikian, program yang dirancang tidak hanya menempatkan teknologi sebagai alat, tetapi juga membekali siswa dengan kemampuan dan sikap yang diperlukan untuk menghadapi perkembangan lingkungan digital.

Bagi Kelompok KKN-PPL Terpadu Angkatan XXXIII, SMPN Satap 4 Barru menjadi salah satu ruang utama untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki mahasiswa. Berbagai program disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan sekolah agar keberadaan mahasiswa tidak hanya memberikan kegiatan tambahan, tetapi juga meninggalkan sesuatu yang dapat dimanfaatkan oleh warga sekolah.

Sementara itu, beberapa program lainnya diarahkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat Desa Anabanua, seperti pembuatan website profil desa, digitalisasi pelayanan desa, sistem presensi aparat, lomba keagamaan tingkat SD, serta pelatihan pembuatan sabun.

Pembagian tersebut menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa mencakup dua lingkungan, yakni sekolah dan masyarakat. Namun, melalui program yang dirancang di SMPN Satap 4 Barru, mahasiswa berupaya memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan lingkungan pendidikan, khususnya dalam aspek teknologi, karakter, informasi, dan literasi digital siswa.

Kelompok KKN-PPL Terpadu Angkatan XXXIII terdiri atas 10 mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas. Keberagaman latar belakang tersebut menjadi modal dalam menyusun program yang menggabungkan pendidikan, teknologi, pengembangan karakter, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam seminar program kerja, seluruh rancangan yang dipaparkan mendapat persetujuan dari pihak sekolah dan pemerintah Desa Anabanua. Persetujuan tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mulai merealisasikan program yang telah disusun.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Usman, M.Pd., Ph.D., menyampaikan apresiasinya terhadap program kerja yang telah dirancang mahasiswa. Ia berharap seluruh program dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi sekolah maupun masyarakat Desa Anabanua.

“Saya sangat bangga melihat program kerja yang telah disusun. Saya berharap seluruh program yang sudah direncanakan ini dapat direalisasikan dengan baik dan memberikan manfaat bagi sekolah maupun masyarakat Desa Anabanua.”

Indal Awalaikal selaku koordinator sekolah bersama seluruh anggota kelompok KKN-PPL Terpadu Angkatan XXXIII berkomitmen untuk membangun kolaborasi dengan pihak sekolah selama pelaksanaan program.

Bagi mahasiswa, keberhasilan pengabdian tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana. Program diharapkan mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh siswa dan warga sekolah serta meninggalkan pengetahuan, media, dan kebiasaan positif yang dapat terus dikembangkan setelah masa KKN-PPL berakhir.

Seminar program kerja di SMPN Satap 4 Barru menjadi langkah awal dari proses tersebut. Dari pembangunan website sekolah, penguatan media informasi, hingga program KREASI, anti-bullying, dan literasi digital, mahasiswa berupaya menghadirkan kontribusi yang dekat dengan kebutuhan sekolah dan kehidupan siswa.

Selanjutnya, berbagai gagasan tersebut akan diwujudkan melalui kerja nyata bersama pihak SMPN Satap 4 Barru. Harapannya, kehadiran mahasiswa KKN-PPL Terpadu Angkatan XXXIII tidak hanya meninggalkan rangkaian kegiatan, tetapi juga memberikan perubahan positif yang dapat terus dirasakan oleh sekolah dan para siswa.

Topik artikel

KKN-PPLUNMDigitalisasiLiterasi DigitalPendidikan Karakter